Why Me??

“Kenapa harus aku?”

Pernah mengatakan hal ini?
Jika ya, lanjut membaca. Jika tidak, lanjut membaca juga. (maksa)

Okay, ini note pertama yang Na tulis sendiri.
Kalo masih belepotan, kasih masukan yah.. =)

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Pernah liat ga orang yang masih sehat dalam arti kuat untuk beraktivitas, organ tubuh lengkap dan insyaALLAH bekerja dengan baik, tapiii, dia mengerjakan hal-hal remeh dan semua orang juga bisa ngelakuinnya..?
Gampangnya, yang sering banget kita lihat dan ada disekitar kita tuh contohnya: pengamen di simpang dago dan “hotspot-hotspot” lainnya untuk bermusik, atau ibu-ibu bahkan anak-anak yang berafiliasi sebagai peminta-minta di sekitar masjid Salman atau dimana pun lahan yang mereka anggap “basah”.
Afwan sedikit frontal, tapi itulah realita.

Dan entah kenapa, kalo ngelihat aa’-aa’ atau mas-mas atau bapak-bapak yang ngamen dengan tubuh yang sehat dan kuat itu, (yang apabila mereka melakukan sedikiiit saja usaha yang lebih besar, insyaALLAH dia akan mendapatkan hasil yang lebih) Na suka sebel sendiri. >,<
Apalagi yang cuma nggenjrang-nggenjreng gitar sambil nyanyi trus lirik-lirik penumpang ada yang ngerogoh saku, dompet, atau tas mereka apa ga. Itu sih sambil tidur juga banyak yang bisa..! (eerrrggghh….)

Apakah ini penilaian subyektif Na? Atau kalian juga memiliki pemikiran yang sama?
Tafadhol kalo beda, mangga berenti baca. (weits! jangan dongs.. kan ane becanda.. hhehe)
Ya, Na sebel banget ngeliat mereka.. saking sebelnya, Na hampir ga mau ngasi infaq kalo mereka yg ngamen.. Jahat ya? Gak apa apa kan berinfaq milih-milih? Boleh dongs.. =D (eh, boleh ga sih? =,=a)

Waktu itu Na lagi di angkot dan ada pengamen seperti yang udah Na ceritain tadi.
Nah, saat memikirkan kekeselan ini, alhamduliLLAH ada hikmah yang nyantol di otak Na..
Mungkin akibat kekeselan yang udah tingkat tinggi, automatically membuat Na memuhasabahi (mengevaluasi – red) diri sendiri..
Kebetulan saat itu Na lagi ditimpa beberapa musibah, diberi lumayan banyak amanah, dan diuber-uber ama deadline tugas yang ngefans berat ama Na dari dulu.. ckckck.. segitu banget ya si deadline.. =,=’

Seketika terlintas, “ALLAH sebel ga ya sama aku? Dia telah memberiku banyak kelebihan, nikmat yang limitnya mendekati tak hingga, tapi aku baru diberi ujian sekecil ini udah ngeluh.
Dan dengan kecepatan cahaya (ziingg), Q.S. 2:286 terrefleksi di benak, “ALLAH tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…” yang mulai menguatkan hati.

Kemudian aku membayangkan KALAU (catet ya, hal ini terjadi hanya dalam khayalan Na sendiri), ALLAH Yang Mahapenyayang itu sebel sama aku, seperti halnya aku sebel ngeliat orang-orang sehat yang jadi pengamen dan berkata,
ah si ratna ngeselin banget sih, baru kek gitu udah kayak diuji apaan aja. kan Aku udah janji di Al Baqarah ayat 286, ga bakal ngasi ujian yang melewati kemampuan seseorang, jadi sebenarnya dia tu kuat. tapi dianya aja yang cemen, dikit-dikit ngeluh, dikit-dikit hopeless, ngerasa Aku ga adil dan berkata ‘kenapa harus aku, yaa ALLAH? Why me??’. Aku milih dia tuh karena Aku tau seharusnya dia bisa, tapi dia kalah sama perasaannya sendiri.. dan melebih-lebihkan kesedihannya..

Aku pun tersentak, “Astaghfirullahal’adzim”..
Aku melihat pengamen tadi dari kaca spion angkot di dekatku, sudah selesai konser rupanya..
“Apa aku ga percaya sama ALLAH kalo Dia ga bakal ngasi ujian di luar kemampuanku? Ga, aku sangat percaya. Kalo gitu, berarti aku emang kuat, dan ga perlu acara sedih-sedihan mulu..”
Akhirnya aku mulai berpikir positif atas musibah-musibah yang menimpaku..
Tersungging senyum tipis yang kemudian melebar.. Senangnya. =)
Teringat amanah-amanah itu.. Wah, alhamduliLLAH mereka masih mau mempercayakan posisi ini kepadaku.. Perasaan menjadi lebih ringan..

Tak ada lagi beban berat, tak ada lagi kening yang berkerut..
Yang ada hanya senyum, dan semangat yang membara. (macam power ranger, kakak..)

SubhanaLLAH.. Hanya dengan mengingat ALLAH hati menjadi tenang..

Pikiran-pikiran positif itupun berkembang dan membangkitkan semangat hidup kembali.
Kekuatan sugesti dan keyakinan, melahirkan sebuah kekuatan tersembunyi.
Kekuatan yang tidak kamu bayangkan pernah kamu miliki.
Yakinlah pada ALLAH, yakinlah pada kemampuan yang diberi-Nya.
Niscaya kesulitan sebesar apapun insyaALLAH akan terlewati.

kalo teteh Mariah Carey bilang,
and then a hero comes along
with the strength to carry on
and you’ll catch your fears aside
and you know you can survive
so when you feel like hope is gone
look inside you and be strong
and you’ll finally see the truth
that a hero lies in you…

WHEN THERE IS A WILL, THERE ARE WAYS.
JUST BELIEVE IN YOURSELF.

Afwan kalau ada khilaf.
Yang benar datangnya dari ALLAH SWT.
Yang salah datangnya dari Ratna.
Semoga memberikan manfaat walau sedikit.

Wassalamu’alaykum wr wb.

Ratna Nataliani – 13308106

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s