Sambutan Labibah Ahmad

Pada hari Kamis, tanggal 15 Dzul Qa’dah tahun 1352 H (kira-kira bertepatan dengan tahun 1922 M), Sayyidah Shalihah Hajjah Labibah Ahmad terpilih sebagai ketua divisi akhwat Ikhwanul Muslimin di Kairo, Isma’iliyah, dan Port Sa’id. Berikut adalah kutipan sambutan yang beliau sampaikan kepada seluruh anggota divisi (seluruhnya akhwat).

“Saudari-saudari dan putri-putriku.

Saya memuji Allah yang tiada Tuhan selain Dia untuk kalian, dan membaca shalawat, serta salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam, segenap keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Assalaamu’alaykunna warahmatullahi wa barakaatuh.

Saya sangat berbahagia dapat menerima undangan kehormatan dari Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin untuk melayani prinsip-prinsip kalian dan menjabat kepemimpinan divisi ini. Meskipun saya lemah untuk memikul beban berat ini dan tidak mampu melaksanakan tugas ini, tetapi saya yakin akan mendapatkan semangat dan bantuan dari kalian untuk mencapai tujuan yang telah kita canangkan bersama. Yaitu, penyebaran nilai-nilai ajaran Islam dalam jiwa dan pemantapan adab-adab serta prinsip-prinsip Islam dalam jiwa pemuda-pemudi muslimah dan keluarga muslim. Allah adalah Dzat yang dimintai pertolongan.

Saudari-saudari sekalian…

Sebagaimana kalian ketahui, bahwa sesungguhnya umat Islam sekarang ini sedang mengalami dekadensi moral dan terserang berbagai penyakit sosial yang gejala-gejalanya sudah nampak pada hampir seluruh fenomena kehidupannya. Baik itu di rumah-rumah, di jalan-jalan, di pabrik-pabrik, di pusat-pusat perbelanjaan dan di setiap lingkungan. Bila kondisi seperti ini  tidak berubah, maka akan menghantarkan kita pada akibat yang paling buruk dan keadaan paling memprihatinkan.

Azas perbaikan umat adalah perbaikan rumah tangga, sedangkan perbaikan rumah tangga dimulai dari pembenahan pribadi para pemudi. Sebab, wanita adalah guru bagi dunia. Dialah yang menggoyangkan tempat lahir dengan tangan kanannya dan menggoncangkan dunia dengan tangan kirinya. Para remaja putri harus memahami bahwa tugasnya merupakan tugas yang paling suci dan pengaruhnya di tengah umat sangat mendalam. Dia mampu memperbaiki kondisi umat ini, bila ia benar-benar mencurahkan perhatiannya pada upaya perbaikan. Oleh karena itu, kita semua berkewajiban untuk memperbaiki diri.

Saya yakin, bahwa hukum-hukum Islam dapat memenuhi kebutuhan perbaikan yang kita inginkan, bila kita memahami dan mengamalkannya. Sebab itu, wahai saudari-saudari dan putri-putriku, mari kita memperbaiki diri dengan memahami dan mengamalkan Islam, serta menyebarkan nilai-nilai ajarannya kepada kaum wanita. Sebab, bila kita baik, maka akan baiklah keluarga, dan baiknya keluarga merupakan jalan menuju perbaikan seluruh umat kita.

Inilah yang ingin saya jelaskan pada kalian untuk manhaj kerja kita dalam menunaikan tugas yang telah kita ikrarkan. Saya memohon kepada Allah, semoga Ia memberikan taufiq kepada kita untuk meraih segala yang baik bagi umat kita yang mulia dan perkasa.”

Saudarimu, Labibah Ahmad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s