Rekayasa

Berganti-ganti sudut

Lalu memaki mimpi

“Dia bukan aku

Kemudian aku juga bukan aku”

Percikkan jeritan tertahan

Meremas nurani, membuat paru kuyu

Puas aku

Puas aku mengganti sudut dan memaki mimpi

Lagi dan lagi dan lagi

Aku tahu kau ingin terbiasa

Ah sudahlah, sambil menunggu kematian pun kau tak kuasa

Revolusi revolusi revolusi!

Gandakan dirimu

Lalu bunuh satu-satu

Gandakan lagi dan bunuh lagi

Kau akan terbiasa

Tanpa perlu menunggu kematian bersemi

Kau ‘kan bertahta

Sabar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s